Harapan Pemulihan Pasar di Tengah Tantangan Ekonomi
Jakarta, 25 Agustus 2025 – PT Astra Honda Motor (AHM) optimistis mendorong penjualan sepeda motor nasional hingga mencapai 6,7 juta unit pada akhir 2025. Angka ini menargetkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian 2024 yang mencatat 6,33 juta unit. Meski menghadapi penurunan pasar pada paruh pertama tahun ini, AHM yakin semester kedua akan membawa angin segar bagi industri otomotif roda dua.
Penurunan Awal Tahun dan Harapan Pemulihan
PT Astra Honda Motor mencatatkan penurunan penjualan sebesar 2-3% pada Januari hingga Juli 2025, seiring lesunya pasar domestik kendaraan roda dua. Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya, menyampaikan keyakinannya bahwa tren positif akan muncul pada semester kedua. “Kami optimistis pasar akan stabil atau bahkan melampaui capaian tahun lalu, dengan target penjualan 6,4 hingga 6,7 juta unit,” ungkap Thomas di Jakarta, Senin (18/8/2025).
Baca juga: Motor Terlaris di Indonesia Juli 2025: Honda Vario 125 Memimpin dengan Dominasi Skutik
Faktor utama yang diharapkan memicu pertumbuhan ini adalah kondisi ekonomi yang membaik, khususnya di sektor pertanian dan komoditas. Selain itu, AHM berharap adanya stimulus dari pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya di segmen menengah ke bawah.
Faktor Pendorong dan Tantangan Pasar
Menurut Thomas, beberapa elemen kunci dapat menjadi katalis pemulihan pasar sepeda motor. Ia menyoroti potensi hasil panen yang lebih baik pada paruh kedua 2025. Khususnya di sektor kelapa sawit, yang menjadi andalan di luar Pulau Jawa. “Harga komoditas yang stabil, terutama sawit, akan mendongkrak permintaan motor di daerah-daerah tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Marketing Director AHM, Octavianus Dwi Putro, menyatakan bahwa pasar kendaraan roda dua menurun pada semester pertama 2025. Sektor manufaktur yang melemah dan realokasi anggaran pemerintah memengaruhi penurunan pasar. “Beberapa daerah yang bergantung pada manufaktur mengalami kemerosotan, ditambah pemutusan hubungan kerja di sejumlah tempat,” ujar Octavianus. Namun, ia mencatat bahwa kenaikan penjualan komoditas di beberapa wilayah mampu mencegah penurunan pasar yang lebih dalam.
Pencapaian dan Produk Unggulan PT Astra Honda Motor
Hingga Juli 2025, PT Astra Honda Motor telah menjual 2,8 juta unit sepeda motor. Dengan skuter matik mendominasi 94% dari total penjualan. Model-model andalan seperti Honda BeAT Series, Scoopy, Vario, dan PCX terus menjadi pilihan utama konsumen. Meski pasar nasional mencatat penurunan 2,07% year-on-year dengan total 3,69 juta unit (data AISI). AHM tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar.
Berikut adalah poin-poin utama dari strategi dan capaian PT Astra Honda Motor:
- Target Ambisius: AHM menargetkan penjualan nasional 6,4-6,7 juta unit pada 2025, melampaui capaian 6,33 juta unit di 2024.
- Dominasi Skuter Matik: Kontribusi 94% penjualan berasal dari model skuter matik seperti BeAT, Scoopy, Vario, dan PCX.
- Faktor Ekonomi: Perbaikan hasil panen dan harga komoditas, khususnya kelapa sawit, menjadi pendorong utama permintaan di luar Jawa.
- Dukungan Pemerintah: AHM mengharapkan stimulus pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat kelas menengah dan entry-level.
- Tantangan Pasar: Sektor manufaktur yang lesu dan realokasi anggaran pemerintah memicu penurunan pasar pada semester pertama.
Langkah Strategis ke Depan
Untuk mencapai target ambisius tersebut, PT Astra Honda Motor terus berfokus pada inovasi produk dan strategi pemasaran yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Dengan mengandalkan kekuatan model skuter matik dan memperluas jangkauan di daerah-daerah agraris, AHM berupaya menjaga pangsa pasarnya. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah untuk program stimulus ekonomi menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan penjualan.
Meski tantangan ekonomi masih membayangi, PT Astra Honda Motor menunjukkan komitmen kuat untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri otomotif roda dua di Indonesia. Dengan strategi yang matang dan harapan akan perbaikan kondisi ekonomi, AHM siap mencetak rekor baru pada 2025.